No image available for this title

Text

Mabasan (Masyarakat Bahasa dan Sastra Nusantara) : Jurnal Ilmiah Bahasa dan Sastra/ Akmaluddin Dkk



CAT :
1. Realitas Penggunaan Bahasa Indonesia Ragam Tulisan pada Lembaga Pemerintahan (The Reality Of Using Written Indonesian Language at The Office Of Goverment) (Akmaluddin)
2. Normative Dimensions Of Speech Acts : Exploratory Study In Sasak Speech Community (DImensi Normatif Tindakan Berbahasa : Kajian Eksplorasi dalam Komunitas Ujaran Sasak) (Muh. Junaidi)
3. Puisi " Ode To Public Hair" Karya Grewful Mechain dan Puisi "Aku Mencintaimu dengan seluruh Jembutku" Karya Saut Situmorang: Sebuah Telaah Bandingan (Poem Of Grewful Mechain "Ode To Public Hair" and Saut Situmorang's "Aku Mencintaimu dengan Seluruh Jembutku": a Comparative Study) (Kahar Dwi Prihantono)
4. Kearifan Lokal Suku Sasak Sebagai Model Pengelolaan Konflik di Masyarakat Lombok (Local Wisdom Of Sasak Tribe As a Model For Lombok Society Conflict Management) (Muhammad Harfin Zuhdi)
5. Penerapan Esp di Perguruan Tinggi Umum (Non-English Majors) Melalui Pendekatan Content-Based Instruction-Cbt (Esp Application at Nonenglish Majors Of Higher Education Through Cbt Approach) (Muhamad Nur)
6. Keluasan Makna Kata-kata Bahasa Indonesia dan kata-kata Bahasa Melayu PAttani yang digunakan Oleh Mahasiswa Thailand di Universitas Muhammadiyah Surakarta (The Breadth Of Meaning of Indonesian Words Languange and Malay Pattani Words Language Used by Thailand Students In University Of Muhammadiyah Surakarta)

1. Salah satu fungsi bahasa Indonesia adalah sebagai bahasa negara. Atas dasar fungsi tersebut, bahasa Indonesia digunakan dalam penyusunan dokumen-dokumen kedinasan di berbagai lembaga pemerintahan. Ragam bahasa Indonesia yang seharusnya digunakan dalam penyusunan dokumen kedinasan pada berbagai lembaga pemerintahan adalah bahasa Indonesia standar. Namun, harapan ini belum sepenuhnya terlaksana karena masih terdapat banyak kesalahan berbahasa tulisan dalam penyusunan dokumen kedinasan. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bentuk-bentuk kesalahan berbahasa dalam dokumenkedinasan di Sekda Pemkot Mataram. Pengumpulan data dalam penelitian ini dilakukan dengan metode observasi dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan teknik kode dan pengkodean. Kesalahan bahasa tulisan yang ditemukan pada dokumen dinas tersebut sebanyak 27 yang terdiri atas kesalahan dalam bidang EYD yang meliputi: kesalahan penggunaan huruf kapital, kesalahan penggunaan tanda titik, kesalahan penggunaan tanda koma, dan kesalahan penggunaan cetak miring. Setelah diakumulasi, kesalahan dalam bidang EYD sebanyak 15 kesalahan. Sementara itu, kesalahan dalam bidang morfologi sebanyak 6, kesalahan dalam bidang sintaksis sebanyak 3, dan kesalahan dalam bidang semantik sebanyak 3 kesalahan

2. Kajian ini menelaah tentang karakter dimensi normatif tindakan berbahasa. Data empiris diperoleh dengan melibatkan 9 partisipan, yakni 2 tuan guru yang memberikan ceramah dalam konteks formal dan 7 orang yang terlibat percakapan kasual dalam konteks informal. Data dikumpulkan melalui observasi dan rekaman suara. Sebelum analisa, data tersebut ditranskripsi, dilabeli dan diklasifikasikan. Kajian ini mengungkapkan dan mendukung adanya dimensi normatif dan moral tindakan berbahasa yang dibentuk dari perubahan kedudukan normatif pembicara dan pendengar terkait hak, kewajiban dan tanggungjawab. Kajian ini mendukung bahwa dimensi normatif dan nilai moral yang melekat dalam setiap tindakan
berbahasa seperti, kejujuran, kebenaran, komitmen, tanggungjawab, kontrol diri, saling menghargai dan lain-lain yang bisa diajarkan dalam pengembangan karakter anak yang bermoral dengan cara yang komprehensif meliputi penalaran moral, afeksi dan tindakan. Oleh sebab itulah, pengajaran nilai-nilai moral berbasis moralitas dan normativitas tindakan berbahasa bisa digunakan sebagai arena pendidikan karakter atau nilai. Ini bisa menjadi langkah awal pengajaran kompetensi moral melalui instiusi bahasa. Di samping itu, nilai-nilai moral tersebut merupakan fondasi dalam tindakan anak yang bermoral untuk membangun kesadaran interpersonal anak yang baik. Berdasarkan keterbatasan kajian ini, diperlukan kajian lebih lanjut tentang model praktis pengajaran nilai-nilai moral berbasis dimensi normatif dan moral yang inheren dalam setiap tindakan berbahasa.


Ketersediaan

MAB-02/12/1/2018MAB-12/1/2018Perpustakaan Pusat (MAB-02/12/1/2018)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
MAB-12/1/2018
Penerbit kantor bahasa ntb : Mataram.,
Deskripsi Fisik
121 hlm; 35 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
2085-9554
Klasifikasi
MAB-12/1/2018
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Vol. 12 No. 1
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this