No image available for this title

Text

Dialog : Jurnal Penelitian dan Kajian Keagamaan/Dimyati Sajari dkk



Cat:
1. Dzikir: Makanan Spiritual Sang Sufi (DImyati Sajari)
2. Fikih Hubungan Antarumat Beragama di Indonesia: Fatwa NU, Muhammadiyah dan MUI tentang Relasi Muslim dan Non-Muslim (Rumadi)
3. Basis Struktur Sosial Pemikiran Islam Awal, Pengaruh Agama dan Renungan Dewasa Ini (Fachry Ali)
4. Mencegah Ekslasi Konflik Keagamaan : Studi Kasus Konflik Natal Bersama di Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah (Husni Mubarok)
5. Perkembangan Madrasah Pasca Undang-undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang SIstem Pendidikan Nasional dalam Bingkai Penelitian (Nuruddin)
6. Nasionalisme dalam Pandangan Etnik Minoritas di Yogyakarta: Studi Kasus Anggota Perhimpunan Indonesia-Tionghoa/ INTI Yogyakarta (Muryanti)
7. Pemberian Sanksi atas Pelanggaran Undang-undang Perkawinan di Negara-Negara Islam: Kajian Perbandingan Enam Negara (M. Atho Mudzhar)
8. Strategi Pesantren Menghadapi Perubahan Masyarakat (Ali Romdhoni)
9. Meninggalkan Jalan Teror: Antara Deradikalisasi dan DIsengagement (Gazi Saloom)
10. Potret Keberhasilan Pemolisian di Indonesia (Muhammad Isnur)

1. Ada perbedaan motivasi berdzikir antara kaum awam dan kaum sufi. Bila umat secara umum (kaum awam) telah merasa medapat ketenangan hati hanya dengan berdzikir, tetapi kaum sufi belum mendapatkan ketenangan hati yang hakiki hanya sekedar dengan berdzikir ini, sebelum mereka merasa berdekatan atau berada sedekat mungkin, bahkan bersatu, dengan-Nya; taqarrub ila Allah atau qurb Allah.Tulisan ini ingin mengurai tentang tujuan dan makna penting dzikir bagi sufi. Dari sajian ini diharapkan kaum awam mampu mengambil pelajaran untk meningkatkan motivasinya di dalam berdzikir kepada Allah Swt. (sumber: Jurnal Dialog Vol. 37, No. 1, Juni 2014)

2. Penelitian ini mengkaji kuputusan-keputusan hukum yang dihasilkan tiga lembaga fatwa di Indonssia yang dipandang mempunyai pengaruh dalam kehidupan keagamaan di Indonesia, yaitu NU, Muhamrnadiyah dan MUI. Fatwa yang menjadi fokus riset ini adalah fatwa yang terkait dengan hubungan antaragama dengan menggunakan data-data yang sebagian besar sudah didokumentasi dan dikoleksi oleh lembagaJembaga tersebut. Sebagian dokumentasi tersebut bahkan sudah dicetak dalam bentuk buku dan dijual ke publik. Ada tiga persoalan utama yang ingin dijawab dalam riset ini, yaitu: pertama, mengapa persoalan hubungan antaragatna menjadi konsen lembaga-lembaga fatwa NU, Muhammadiyah dan MUI


Ketersediaan

DIA/33/37/1/2014DIA/37/1/2014Perpustakaan Pusat (DIA/33/37/1/2014)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
DIA/37/1/2014
Penerbit Badan Litbang Dan Diklat Kementerian Agama RI : Jakarta.,
Deskripsi Fisik
vi, 136 hlm; 30 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
0126-396x
Klasifikasi
DIA/37/1/2014
Tipe Isi
-

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this