No image available for this title

Text

Jurnal Smart : Studi Masyarakat, Religi, dan Tradisi/Syamsurijal dkk



Cat :
1. Dialektika Regulasi dan Tradisi dalam Pelayanan Perkawinan di KUA (Syamsurijal)
2. Kearifan Lokal Tradisi Nyadran lintas Agama Di Desa Kayen-Juwangi Kabupaten Boyolali (Agus Riyadi)
3. Pendidikan Damai Melalui Pendidikan Agama Pada Sekolah menengah atas di Daerah Pasca Konflik (Studi di Sma St. Fransiskus Asisi Bengkayang dan Sma Shalom Bengkayang) (Nugroho Eko Atmanto)
4. Gagasan Moeslim Abdurrahman Tentang Pendidikan Islam Transformatif (Mohamad Ali dan Maarif Jamuin)
5. Pemikiran Ekonomi Islam Muhammad Syafi'i Antonio (Analisis terhadap Perbankan Syariah Di Indonesia) (Hendri Hermawan Adinugraha dan Abdul Ghofur)
6. Aktualisasi Serat Zikir Maulud Dalam Tradisi Masyarakat (Endah Susilantini)
7. Pemikiran Kalam Kiai Muhammad Sami'un Purwekerto Dalam Naskah Aqaid 50 (Umi Masfiah)
8. Kajian Eskatologi Islam dalam Syair Ibarat Dan Khabar Kiamat (Novi Setyowati, Nuraini Isti Kusumah, Partini, Puput Puji Lestari, Umi Amanah, Bani Sudardi dan Roch Aris Hidayat)
9. Polemik Pengisian Kolom Agama di Ktp bagi Penganut Aliran Kepercayaan (Studi pada media Cetak, On-Line, dan Media Sosial Bulan November 2014) (Mustolehudin dan Siti Muawanah)
10. Framing media dan Penistaan Agama : Studi Kasus Tajuk Rencana Harian Republika dan Kompas (Novi Maria Ulfah)

1. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana KUA menjalankan peraturan-peraturan tersebut kaitannya dengan tantangan dari tradisi dan budaya masyarakat. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif terhadap KUA yang berada di Kabupaten Majene Provinsi Sulawesi Barat. Temuan penting dalam penelitian ini menunjukkan bahwa 1) peraturan-peraturan terkait biaya nikah tersebut belum sepenuhnya tersosialisasikan ke masyarakat; 2) respon SDM KUA cukup bagus tetapi kurang terdukung oleh fasilitas balai nikah yang memadai; 3) tradisi masyarakat dalam pelaksanaan perkawinan harus disiasati oleh petugas KUA agar tidak melanggar peraturan sekaligus tetap bisa menghormati keberadaan tradisi yang ada.

2. Penelitian ini bermaksud untuk mengungkapkan bagaimana tradisi nyadran dapat mengakomodasi hubungan lintas agama di Desa Kayen Kecamatan Jemangi Kabupaten Boyolali. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Temuan penting dalam penelitia ini adalah tradisi Nyadran menjadi ungkapan kesalehan sosial melalui praktek gotong royong, solidaritas, dan kebersamaan. Nyadran bisa menjadi media akomodasi dan media untuk mengembangkan keharmonisan antar manusia khususnya dalam masyarakat majemuk dan multikultural. Tradisi di desa Kayen dengan berbagai prosedurnya telah mampu mengembangkan ikatan primordial masyarakatnya dalam satu kelompok yang memiliki keyakinan dan pandangan yang sama meskipun berbeda agama dan kepercayaan.


Ketersediaan

SMA/03/03/02/2017SMA/03/02/2017Perpustakaan Pusat (SMA/03/03/02/2017)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
SMA/03/02/2017
Penerbit Balai Penelitian dan Pengembangan Agama semarang : Semarang.,
Deskripsi Fisik
xiv,258 hlm; 30 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
2460-6294
Klasifikasi
SMA/03/02/2017
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Vol. 03 No. 02
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this