No image available for this title

Text

Jurnal Pendidikan & kebudayaan/Asrijanty dkk



Cat :
1. Hubungan Akreditasi Sekolah, hasil ujian Nasional, dan Indeks Integritas (Asrijanty)
2. Inklusivitas Program Indonesia Pintar : Studi kasus pelaksanaannya bagi anak berkebutuhan khusus di Lima daerah (Irsyad Zamjani)
3. Kesulitan Mahasiswa dalam menulis teks eksposisi : Analisis berbasis gender (Atik Umamah, Ika Hidayanti & Kurniasih)
4. Efikasi diri dan strategi motivasi sebagai prediktor prestasi akademis siswa dari keluarga nelayan Tradisional (Clara R.P. Ajisuksmo & Doddy Tri Surya)
5. Pendidikan Inklusif bagi siswa berkebutuhan khusus di Kalimantan Selatan (Amka)
6. Perancangan Kurikulum Sekolah Menengah kejuruan sebagai pranata budaya kerja (Sutjipto)

1. Penelitian ini mengkaji hubungan antara akreditasi sekolah, hasil Ujian Nasional (UN) dan Indeks Integritas Ujian Nasional (IIUN). Data hasil akreditasi sekolah pada penelitian ini ialah nilai akreditasi sebagian SMP/MTs yang diakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Sekolah Dasar Menengah (BAN SM) tahun 2010-2014. Data nilai UN dan IIUN yang digunakan ialah hasil UN tahun pelajaran 2014/2015. Subjek penelitian ini ialah 14.248 sekolah. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang positif antara hasil akreditasi sekolah dan hasil UN. Hubungan kedua variabel menguat ketika IIUN dikontrol. Meskipun demikian, indeks korelasi yang diperoleh tidak tinggi. Hal ini dapat dipahami karena faktor sekolah hanya merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi prestasi siswa. Faktor lain seperti mindset siswa dan perilaku siswa merupakan faktor penting lain yang memengaruhi prestasi siswa. Oleh karena itu, upaya untuk meningkatkan prestasi siswa perlu dilakukan dengan meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses belajar dan meningkatkan kualitas sekolah.

2. Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan salah satu program strategis Pemerintah Jokowi-JK sebagai perwujudan nawacita kelima dalam sektor pendidikan. Beberapa kajian sudah dilakukan mengenai efektivitas program bantuan tunai bersyarat ini, namun tidak banyak yang menyinggung bagaimana prioritas ini melayani anak-anak berkebutuhan khusus (ABK). Padahal, berbagai studi telah menunjukkan bahwa ABK merupakan kelompok yang paling rentan terhadap rendahnya partisipasi pendidikan dan ancaman kemiskinan. Artikel ini bertujuan mengulas bagaimana pelayanan PIP diberikan bagi para ABK. Tiga aspek pelayanan yang menjadi fokus mencakup jangkauan, kemudahan, dan kemanfaatan.


Ketersediaan

JUR/24/4/1/2019JUR/4/1/2019Perpustakaan Pusat (JUR/24/4/1/2019)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
JUR/4/1/2019
Penerbit Badan Penelitian dan pengembangan Kementrian pendidikan dan kebudayaan : Jakarta.,
Deskripsi Fisik
xii, 126 hlm; 30 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
2460-8300
Klasifikasi
JUR/4/1/2019
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Vol. 4, No. 1
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this