<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="29076">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Supardan, Dadan</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">UIN Mataram</placeTerm>
   <publisher>LP2M UIN Mataram</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Laporan Penelitian</form>
  <extent>69 hlm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu penyakit yang sangat berbahaya dan dapat mengakibatkan kematian. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi virus dengue yang ditemukan hampir diseluruh dunia, termasuk Indonesia penyakit ini ditularkan oleh vektor nyamuk Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Kota Mataram menepati urutan tertinggi kasus DBD dan angka kematian di daerah Nusa Tenggara Barat, di bandingkan dengan wilayah lain. Salah satu cara yang cukup efektif untuk mencegah dan mengendalikan terjadinya DBD saat ini yaitu dengan memutus rantai penularannya melalui pengendalian vektor penyakit tersebut. Sehingga langkah awal dan paling penting dalam pengendalian penyakit ini adalah pemetaan sebaran vektornya. Tujuan dari penelitian ini yaitu memetakan sebaran vektor virus dengue di Kecamatan Sandubaya Kota Mataram Provinsi Nusa Tenggara Barat. Jenis penelitian ini yaitu observasional deskriptif analitik dengan tehnik sampling yang digunakan purposive sampling yaitu dengan memasang ovitrap di seluruh kelurahan yang ada di Kec. Sandubaya, kemudian dianalisis dan dipetakan menggunakan software QGIS 2.18.12. Hasil identifikasi dan analisis data menunjukan bahwa sebaran nyamuk vektor virus dengue tersebar di 6 dari 7 Kelurahan di Kec. Sandubaya dengan frekuensi keterdapatan spesies Aedes aegypti dan Aedes albopictus yaitu 85,71 % serta kelimpahan seluruh jenis nyamuk di Kecamatan Sandubaya yaitu 4117.</note>
 <note type="statement of responsibility">Dadan Supardan</note>
 <classification>L.P-2017/263/Dad</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan UIN Mataram Online Public Access Catalog</physicalLocation>
  <shelfLocator>L.P-2017/263/Dad</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">L.P-2017/263/Dad</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (L.P-2017/263/Dad)</sublocation>
    <shelfLocator>L.P-2017/263/Dad</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>29076</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-02-26 14:11:28</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-02-26 14:11:57</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>