Detail Cantuman
Advanced Search
Text
Pengembangan bahan ajar matematika Realistik di madrasah tsanawiyah berbasis Kearifan lokal pulau lombok /Fadrik Adi Fahrudin
Matematika merupakan mata pelajaran yang sangat memegang peranan penting, baik dari aspek pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi maupun dari aspek penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Pentingnya matematika dapat dilihat dari tujuan mata pelajaran matematika pada pendidikan dasar dan menengah, yaitu: (1) memahami konsep matematika, menjelaskan keterkaitan antarkonsep dan mengaplikasikan konsep atau algoritma, secara luwes, akurat, efisien, dan tepat, dalam pemecahan masalah, (2) menggunakan penalaran pada pola dan sifat, melakukan manipulasi matematika dalam membuat generalisasi, menyusun bukti, atau menjelaskan gagasan dan pernyataan matematika, (3) memecahkan masalah yang meliput: kemampuan memahami masalah, merancang model matematika, menyelesaikan model an menafsirkan solusi yang diperoleh, (4) mengkomunikasikan gagasan dengan simbol, tabel, diagram, atau media lain untuk memperjelas keadaan atau masalah, dan (5) memiliki sikap menghargai kegunaan matematika dalam kehidupan, yaitu memiliki rasa ingin tahu, perhatian, dan minat dalam mempelajari matematika, serta sikap ulet dan percaya diri dalam pemecahan masalah6. Pembelajaran matematika harus dirancang dengan lebih menekankan pada pembentukan pengetahuan yang membutuhkan kreatifitas guru dalam menciptakan pembelajaran aktif, kreatif, efektif dan menyenangkan, sehingga siswa dapat berpartisipasi aktif dan memiliki pengalaman belajar yang bermakna. Secara konseptual, kearifan lokal merupakan kebijaksanaan manusia yang bersandar pada filosofi nilai-nilai, cara-cara dan prilaku yang melembaga secara tradisional. Secara filosofis, kearifan lokal dapat diartikan sebagai sistem pengetahuan masyarakat lokal/ pribumi (indigenous knowledge systems) yang bersifat empiris dan pragmatis. Bersifat empiris karena hasil olahan masyarakat secara lokal berangkat fakta-fakta yang terjadi di sekeliling kehidupan mereka, sedangkan bersifat pragmatis karena seluruh konsep yang terbangun sebagai hasil olah pikir dalam sistem pengetahuan itu bertujuan untuk memecahkan masalah sehari-hari (daily problem solving). dalam pembelajaran matematika, siswa Madrasah Tsanawiyah (MTs) memerlukan bahan ajar yang tepat, yang dapat memberikan iklim kondusif dalam perkembangan daya nalar, keaktifan, kreatifitas serta penanaman kecintaan terhadap kearifan lokal yang ada.
Ketersediaan
| L.P-2017/248/fad | L.P-2017/248/fad | Perpustakaan Pusat (L.P-2017/248/fad) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Missing |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
L.P-2017/248/fad
|
| Penerbit | LP2M UIN Mataram : UIN Mataram., 2017 |
| Deskripsi Fisik |
64 hlm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
L.P-2017/248/fad
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Fadrik Adi Fahrudin
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






