<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="29037">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>MUHTAR, Fathurrahman</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>JIHAD, Salimul</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text"></placeTerm>
   <publisher></publisher>
   <dateIssued>2018</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Laporan Penelitian</form>
  <extent>81 hlm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Artikel ini membahas ketahanan umat beragama dengan mengkaji  interelasi umat beragama dalam mencegah radikalisme antar agama di kota Mataram. Untuk mengulas artikel ini, penelitian ini menggunakan metode indept interview, observasi lapangan, dan dokumentasi, sedang analisis data menggunakan Grounded Teori Desaign. Hasil dari penelitian ini menunjukkan  bahwa bentuk kerjasama antar umat beragama di Kota Mataram berjalan secara natural, tanpa adanya bentuk-bentuk kerjasama yang didasari oleh aturan-aturan tertulis antar pemeluk agama. Kerjasama yang didasari oleh nilai-nilai kemanusiaan dan adat istiadat turun temurun antar pemeluk agama Hindu, Islam, dan Kristen. Kerjasama saling membantu umat agama lain dalam berbagai kegiatan keagamaan merupakan panggilan dan kewajiban yang telah diajarkan oleh agama masingmasing. Adanya kesadaran bahwa agama dalam ranah teologis mengakui adanya Tuhan yang Esa, walaupun ekspresi umat beragama berbeda-beda dalam mendefinisikan wujud Tuhan yang berada ditengah-tengah mereka. Bentukbentuk kerjasama yang bersifat natural tersebut dapat mencegah munculnya radikalisme agama di Kota Mataram. Harmonisnya hubungan agama tersebut disebabkan pula hubungan perkawinan beda agama. Radikalisme yang muncul belakangan ini dipicu oleh faktor-faktor diluar agama itu sendiri. Namun manakala ada gejolak yang mengarah pada radikalisme agama, masyarakat dapat menyelesaikannya dengan secara kekeluargaan</note>
 <note type="statement of responsibility">Fathurrahman Muhtar</note>
 <subject authority="">
  <topic>Agama</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>kerjasama</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Radikalisme</topic>
 </subject>
 <classification>L.P.2018/292/Fat</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan UIN Mataram Online Public Access Catalog</physicalLocation>
  <shelfLocator>L.P.2018/292/Fat</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">L.P.2018/292/Fat</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat</sublocation>
    <shelfLocator>L.P.2018/292/Fat</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="3628" url="" path="/5ead61603e1e24623ce950824505ee4f.pdf" mimetype="application/pdf">Relasi sosial antar umat beragama dalam mencegah redikalisme antar agama di Kota Mataram Nusa Tenggara Barat</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>29037</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-02-21 11:00:14</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-02-21 11:00:14</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>