Detail Cantuman
Advanced Search
Text
BERONTOK DALAM TRADISI KEMATIAN MASYARAKAT DESA SUKARARA (TINJAUAN ANTROPOLOGI HUKUM ISLAM)/M. Fachrir Rahman
Pelaksanaan upacara adat maupun ritual keagamaan yang didasari atas adanya kekuatan gaib masih tetap dilakukan oleh sebagian kelompok masyarakat di Indonesia, baik berupa ritual kematian, ritual syukuran atau slametan, ritual tolak bala, ritual ruwatan, dan lain sebagainya. Ritual-ritual ini telah menjadi tradisi dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari sebagian besar masyarakat karena telah diwariskan secara turun-temurun oleh nenek moyang mereka kepada generasi berikutnya. Terkait denagan hal itu maka dapat drumuskan: Bagaimana praktek ritual berontok di desa Sukarara Dan Apa faktor muncul dan berkembangnya tradisi praktek ritual berontok di desa Sukarara dalam tinjauan antopologi hukum Islam. Untuk menjawab pertanyaan permaslahan tersebut penulis menggunakan data penelitian kualitatif dengan pendekatan antropologi. Penelitian ini menemukan bahwa praktik berontok dilakukan masyarakat desa Sukarara pada malam-malam ganjil setelah acara zikiran dlakukan, berontok dilakukan dengan memukul kayu menggunakan lesung secara beramai-ramai dengan alunan nada yang teratur. Ritual berontok merupakan sebuah tradisi yang dijaga secara turun menurun dari generasi ke generasi dengan menerapkan sanksi social bagi masyarakat yang mengindahkan ritual. Praktek ritual berontok ini menunjukkan bentuk akulturasi dialektis antara budaya lokal dengan islam ang datang kemudian. Dialektika tersebut kemudian diberikan napas-napas islam sehingga terhindar dari kemusyrikan sebagaimana dalam sejarah islam disebarkan oleh sunan kalijaga dikenal dengan sekatenan
Ketersediaan
| L.P-2017/256/Fac | L.P-2017/256/Fac | Perpustakaan Pusat (L.P-2017/256/Fac) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Missing |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
L.P-2017/256/Fac
|
| Penerbit | LP2M UIN Mataram : ., 2017 |
| Deskripsi Fisik |
73 hlm, 26 cm.
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
L.P-2017/256/Fac
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
M. Fachrir Rahman
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






