<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="29033">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Jayadi, Edi Muhamad</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">UIN Mataram</placeTerm>
   <publisher>LP2M UIN Mataram</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text</form>
  <extent>79 hlm, 26 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>Menurunnya kualitas lingkungan merupakan dampak langsung dari perilaku manusia yang tidak cermat dalam mengelola lingkungan. Penurunan kualitas lingkungan ini, selain mengancam kelangsungan hidup manusia, juga menjadi ancaman nyata bagi makhluk hidup lainnya. Namun, kondisi ini belum sepenuhnya disadari oleh manusia, terbukti peristiwa tersebut masih terus berlanjut sampai sekarang.Mahasiswa, yang notabene sebagai generasi penerus bangsa, sekaligus calon pemimpin masa depan, memang seharusnya menjadi salah satu garda terdepan dalam upaya pelestarian lingkungan. Namun, dalam kenyataannya, tingkat pendidikan mereka tidak selalu linier dengan perilakunya dalam&#13;
menjaga kebersihan lingkungan. Untuk kasus lokal misalnya, apa yang mereka tunjukkan sungguh bertolak belakang dengan yang diharapkan. Hal ini dapat dilihat dari perilaku mahasiswa Jurusan Pendidikan IPA Biologi dalam aktivitas  kesehariannya di lingkungan kampus. Beberapa di antara mereka masih belum menunjukkan sikap peduli lingkungan, sebagai contoh: masih ada di antara mereka yang membuang sampah sembarangan, ruang kelas yang kotor setelah kegiatan pembelajaran selesai, dan masih banyak yang merokok di sembarang tempat tanpa mempedulikan kesehatan orang lain. Meskipun demikian, kasus ini mungkin saja bersifat kasusistis, sehingga belum bisa dijadikan gambaran  umum tentang sikap mahasiswa secara keseluruhan dalam memahami dan berinteraksi dengan lingkungannya. Oleh karena itu dibutuhkan telaahan yang lebih dalam guna mengungkapkan fenomena yang sebenarnya tentang mereka.</note>
 <note type="statement of responsibility">Edi Muhamad Jayadi</note>
 <subject authority="">
  <topic>Prestasi belajar</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>ETIKA LINGKUNGAN</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Peduli lingkungan</topic>
 </subject>
 <classification>L.P-2017/245/Edi</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan UIN Mataram Online Public Access Catalog</physicalLocation>
  <shelfLocator>L.P-2017/245/Edi</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">L.P-2017/245/Edi</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (L.P-2017/245/Edi)</sublocation>
    <shelfLocator>L.P-2017/245/Edi</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>29033</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2019-02-21 10:14:31</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2019-02-21 10:16:27</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>