No image available for this title

Journal

El Harakah : Jurnal Budaya Islam/ Mohamad Zaka Al Farisi Dkk



CAT

1. Ketedasan Terjemahan Ayat-Ayat Imperatif Bernuansa Budaya (Mohamad Zaka Alfarisi)
2. Kejawen Spiritualism: The Actualization Of Moral Values At Paguyuba Suci Hati Kasampurnan In Cilacap (Mustolehudin dan Siti Muawanah)
3. Shapes Of Javanese Keris A Symbolic Sign: Transformation Toward The Islamic Period ( Widodo Aribowo, Andrik Purwasito, Titis Srimuda Petana)
4. Guarding Sharia Economy In Indonesia Optimization Of Contempory Ulama Authority And Local Wisdom ( Muhammad Dzakfar)
5. The Strategi Of Empowerment Based On ESQ Power: A Social Innovation In The Poverty Overcoming (Peribadi)
6. The Change Of Religious Understanding From Ideal-Rationality To Pramatic Materialistic (Ishomuddin)

1. Setiap bahasa mempunyai keunikan tersendiri berkat keberadaan konsep-konsep budaya yang ada di dalamnya. Dalam penerjemahan, menghadirkan ketedasan terjemahan tuturan yang bernuansa budaya, termasuk dalam ayat-ayat imperatif, seringkali menjadi kendala tersendiri. Penelitian ini, yang menggunakan pendekatan kualitatif-evaluatif dengan desain studi kasus terpancang, bertujuan untuk mengungkap ketedasan terjemahan ayat-ayat imperatif yang bernuansa budaya. Sampel penelitian dipilih secara purposif berupa ayat-ayat imperatif yang memiliki makna pragmatik tertentu. Ketedasan terjemahan ayat-ayat imperatif tidak terlepas dari teknik dan prosedur penerjemahan yang diterapkan dalam menangani unit-unit mikro terjemahan. Prosedur kuplet yang memadukan teknik literal dan teknik amplifikasi dapat menghadirkan ketedasan terjemahan yang berterima.

2. Di Jawa, keberadaan penghayat terhadap Tuhan Yang Maha Esa mengalami perkembangan yang cukup signifikan pada awal pemerintahan Presiden Joko Widodo. Hal ini dikuatkan dengan terbitnya regulasi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2016 tentang layanan pendidikan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa pada satuan pendidikan. Paguyuban Suci Hati Kasampurnan merupakan salah satu kelompok penghayat di Cilacap yang ikut berperan aktif dalam mengimplementasikan ajaran budi pekerti kepada pemeluknya. Melalui pendekatan kualitatif, penelitian ini berupaya mengkaji makna yang tersirat dalam kitab ajaran Paguyupan Hati Suci Kasampurnan melalui analisis semiotika. Hasil penelitian berupa dua temuan. Pertama, sumber ajaran Paguyuban SHK adalah Kitab Adam Makna (berupa simbol-simbol yang terdapat di jagat raya). Kedua, bahwa intisari dari ajaran paguyuban ini adalah mengajarkan budi pekerti luhur sebagai dasar untuk memperoleh kesempurnaan dengan Tuhan (manunggaling kawula gusti).


Ketersediaan

ELH- 04/19/2/2017ELH-19/2/2017Perpustakaan PusatTersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
ELH-03/19/2/2017ELH-19/2/2017Perpustakaan Pusat (ELH-03/19/2/2017)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
ELH-19/2/2017
Penerbit UIN Malang : Malang.,
Deskripsi Fisik
159-301 hlm.; 25 cm.
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
1858-4357
Klasifikasi
ELH-19/2/2017
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Vol. 19 No. 2 2017
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this