<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="28088">
 <titleInfo>
  <title>Tasamuh :</title>
  <subTitle>Jurnal Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat Islam/Abdul Rasyid Masri Dkk</subTitle>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Masri, Abdul Rasyid</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Hadi, Syamsul</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>AGUS</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>SUBHAN, Arief</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Murdianto</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Mubasyaroh</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Putri, Dwi Widarna Lita</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Additional Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">IAIN Mataram</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Dakwah dan Komunikasi IAIN Mataram</publisher>
   <dateIssued>2017</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Journal</form>
  <extent>iv, 225 hlm.; 23 cm.</extent>
 </physicalDescription>
 <note>1. Konsepsi dakwah dalam pembangunan masyarakat madani Indonesia (refleksi atas realitas dakwah Rasulullah membangun masyarakat madinah (Abdul Rasyid Masri)&#13;
2. Acculturation as a dakwah model of sunan kalijaga in potrait of islam Nusantara ( Mubasyaroh)&#13;
3. Komunikasi konseling sebagai media parenting (Syamsul Hadi dan Dwi Widarna Lita Putri)&#13;
4. Multiculturalism in context, islam, indonesian, and global challenge (Arief Subhan)&#13;
5. Reformasi kelembagaan pesantren sebagai lembaga pendididkan berbasis masyarakat di Indonesia (Murdianto)&#13;
6. Menakar kekuatan simbol agama dalam kontestasi politik lokal (Agus)&#13;
&#13;
1. Saat ini, dunia semakin terbuka dan nyaris tanpa batas yang melahirkan apa yang disebut masyarakat terbuka. Hal ini akan terjadi karena era informasi yang terjadi di setiap negara akan berpotensi memberikan dampak ke seluruh dunia. Kondisi ini merepresentasikan kehidupan masyarakat yang tinggal di desa global. Konsekuensi dari kondisi ini membuat masyarakat membuka mata tentang betapa pentingnya hak asasi manusia dan komitmen dalam mengembangkan manusianya yang plural, terbuka, maju, adil, setara, demokratis, dan modern, tetapi mereka masih dalam nilai-nilai kearifan lokal yang bersifat spiritual, moral, dan beradab. Warga Madani atau masyarakat madani adalah produk kesadaran akan hak asasi manusia dan komitmen untuk membangun dunia yang damai, tentram, aman, dan sejahtera bagi semua orang di seluruh dunia. Konsep ini adalah semacam konsep Rasullulah Saw. Realitas dakwah yang Beliau peroleh berhasil menempatkan prinsip-prinsip dasar kehidupan umat Islam di Madinah yang menggambarkan tentang pluralitas, toleransi, terbuka, demokratis, adil, kesejahteraan, dan peradaban. Konsep bagaimana menjadi warga negara dan bernegara benar-benar menjadi inspirasi bagi para sarjana dan ilmuwan dalam mencari masyarakat modern dan progresif dalam nilai-nilai spiritualitas dan solidaritas Ilahia.&#13;
&#13;
2. Islam adalah agama rahmatan lil ‘alamin, artinya Islam memberi rahmat kepada seluruh dunia. Islam di Indonesia unik di antara semua negara lain di dunia. Islam di Indonesia unik di antara semua negara lain di dunia, karena memiliki karakteristik yang berbeda dengan Islam yang ada di negara lain, untuk menegakkan tradisi. Fenomena Islam merupakan cerminan dari budaya bangsa ini. Bahkan warna-warna Islam di setiap ras juga memiliki keunikan, bahwa Islam menjadi lokal di sini. Hal ini terbukti dalam kehidupan sehari-hari mereka yang melibatkan hukum syariah ke dalam kehidupan sehari-hari. Bahkan secara lebih detail masing-masing daerah memiliki keragaman yang unik, sehingga tampaklah Islam Jawa (Islam Jawa), Islam Sasak dan sebagainya. Ini menunjukkan keragaman Islam Nusantara. Dalam konteks kontak antara Islam dengan Indonesia, negara dengan pengikut Islam di dunia, catatan sejarah bahwa masuknya melalui islamisasi terutama melalui jalur budaya. Berdasarkan wilayah, yang menarik untuk dikaji adalah penyebarluasan Islam di Jawa seperti Walisongo (Wali Sembilan), satu wali Sunan Kalijaga dengan khotbah media adalah melalui seni dan akulturasi.</note>
 <note type="statement of responsibility"></note>
 <classification>Tas-14/2/2017</classification>
 <identifier type="isbn">18296483</identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan UIN Mataram Online Public Access Catalog</physicalLocation>
  <shelfLocator>Tas-14/2/2017</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">Tas-75/2/2017</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (Tas-75/2/2017)</sublocation>
    <shelfLocator>Tas-14/2/2017</shelfLocator>
   </copyInformation>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">73/14/2/2017</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat</sublocation>
    <shelfLocator>Tas-14/2/2017</shelfLocator>
   </copyInformation>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">74/14/2/2017</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat</sublocation>
    <shelfLocator>Tas-14/2/2017</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="2541" url="" path="/Tsasamuh1.pdf" mimetype="application/pdf">file.pdf</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>28088</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-10-14 13:32:20</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-10-22 09:30:06</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>