Detail Cantuman
Advanced Search
Text - Skripsi
Pengaruh Terapi Bekam Basah Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi Di Karang Lansia “Kasih Ibu†Karang Panas, Kelurahan Ampenan Selatan Tahun 2016/ Fahri Hidayat
151.12.5.151
Abstrak
Hipertensi pada lanjut usia, disebut sebagai silent killer karena umumnya
penderita tidak merasakan gejala saat tekanan darah meningkat. Berbagai upaya
dalam penatalaksanaan hipertensi sudah dilakukan yaitu secara pengobatan medis
(farmakologis) maupun alternatif/alamiah (non-farmakologis). Sementara itu
pengobatan alamiah (non-farmakologis) saat ini mengalami trend, salah satunya
yaitu terapi bekam. Mekanisme bekam dapat menyebabkan terjadinya dilatasi
kapiler dan arteriol, pada daerah yang dibekam, sehingga dapat menurunkan
tekanan darah. Tujuan penelitian ini yaitu “untuk mengetahui “Pengaruh Terapi
Bekam Basah Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi di
Karang Lansia “Kasih Ibuâ€Â, Karang Panas, Kelurahan Ampenan Selatan Tahun
2016â€Â. Penelitian ini menggunakan metode Quasi Experiment Design atau desain
eksperimen semu dengan menggunakan rancangan non equivalen control group
pada 20 responden hipertensi dengan membagi menjadi 2 kelompok yang
memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi yang diperoleh secara purposive sampling.
Penelitian ini dilakukan pada tanggal 10 September 2016, mulai pukul 09.00
sampai pukul 12.00 Wita di Karang Panas, Kelurahan Ampenan Selatan, Kota
Mataram. Analisis data menggunakan uji paired t-test dan uji wilcoxon setelah
mempertimbangkan data berdistribusi normal dan homogen. Hasil uji paired ttest,
menunjukkan terapi bekam basah dapat menurunkan tekanan darah sistolik
pada lansia hipertensi yaitu thitung = 6,25 ttabel = 2,262, dan hasil uji wilcoxon,
terapi bekam basah dapat menurunkan tekanan darah diastolik pada lansia
hipertensi yaitu ttabel = 8 dan jumlah jenjang yang kecil nilainya adalah 18, maka
18 8. Selanjutnya hasil uji paired t-test dan uji wilcoxon diperoleh hasil bahwa
tidak ada pengaruh terapi bekam basah pada kelompok yang tidak diberi terapi
bekam basah terhadap tingkat tekanan darah sistolik dan diastolik pada lansia
hipertensi. Pada hasil analisis tekanan sistolik yang tidak diberikan terapi bekam
basah yaitu thitung = 0 ttabel = 2,262 sedangkan pada hasil analisis tekanan darah
diastolik yang tidak diberikan terapi bekam basah yaitu ttabel = 8 dan jumlah
jenjang yang kecil nilainya adalah 0, maka 0 8. Hasil penelitian ini dapat
dijadikan acuan oleh Dinas Kesehatan Kota Mataram tentang pentingnya
sosialisasi bahaya hipertensi dan diharapkan terapi bekam basah dapat dijadikan
solusi dalam penanganan hipertensi pada lanjut usia.
Ketersediaan
| 913IPA | 615.807 259 865 Hid p | Perpustakaan Pusat (Ruang Skripsi) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Missing |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
615.807 259 865 Hid p
|
| Penerbit | Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan : IAIN Mataram., 2016 |
| Deskripsi Fisik |
xiv, 83 hlm, 4,43 MB
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
615.807 259 865 Hid p
|
| Tipe Isi |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






