<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="28049">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Fakhrurrozi</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">IAIN Mataram</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text - Skripsi</form>
  <extent>xvii, 53 hlm, 6,81 MB</extent>
 </physicalDescription>
 <note>151.125.158&#13;
Abstrak&#13;
Identifikasi merupakan proses pengenalan takson biologi, membandingkannya petelaan dengan contoh spesimen yang sudah diketahui identitas sebelumnya. Oleh karena itu tugas identifikasi ialah membedakan komponen-komponen yang satu dengan yang lainnya sehingga tidak menimbulkan kebingungan. Dengan identifikasi dapatlah suatu komponen itu dikenal dan diketahui masuk dalam golongan mana. Fungi kelas Deuteromycetes adalah jenis fungi yang dapat tumbuh didaratan, batang pepohonan yang masih hidup maupun sudah mati, tumpukan sampah atau bekas dedaunan yang sudah mati dan tumbuh pada tempat-tempat lembab. Jamur kelas Deuteromycetes tidak dapat dikonsumsi karena bersifat saprofit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan indeks keanekaragaman fungi kelas Deuteromycetes di Hutan Taman Wisata Alam Kerandangan Lombok Barat, kemudian pengambilan sampel pada penelitian ini mengguankan tiga stasiun menggunakan plot dengan jarak masing-masing plot yaitu 5 m. Hasil identifikasi keanekaragaman fungi kelas Deuteromycetes pada stasiun I jumlah totalnya adalah 11 bernilai HÃ¢â‚¬â„¢ 1 Ã¢â€°Â¤ HÃ¢â‚¬â„¢ Ã¢â€°Â¤ 3 menunjukkan bahwa keanekaragaman spesies pada suatu transek adalah sedang melimpah, sedangkan pada stasiun II jumlah totalnya adalah10, Nilai HÃ¢â‚¬â„¢ 1 Ã¢â€°Â¤ HÃ¢â‚¬â„¢ Ã¢â€°Â¤ 3 menunjukkan bahwa keanekaragaman spesies pada suatu transek adalah sedang melimpah dan stasiun III jumlah keanekaragaman spesiesnya adalah 12, bernilai HÃ¢â‚¬â„¢ &gt; 3 menunjukkan bahwa keanekaragaman spesies pada suatu transek adalah melimpah tinggi. Oleh karena itu, hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai pusat imformasi tentang fungi kelas Deuteromycetes.</note>
 <note type="statement of responsibility">Fakhrurrozi</note>
 <subject authority="">
  <topic>JAMUR</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Taman Wisata</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Imperfecti</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Fungi</topic>
 </subject>
 <classification>579.507 259 865 Fah i</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan UIN Mataram Online Public Access Catalog</physicalLocation>
  <shelfLocator>579.507 259 865 Fah i</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">910IPA</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (Ruang Skripsi)</sublocation>
    <shelfLocator>579.507 259 865 Fah i</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="2538" url="" path="/SKRIPSI ROZZI2.pdf" mimetype="application/pdf">File.pdf</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>28049</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-10-09 13:31:32</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-10-16 07:35:30</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>