<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="27565">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Yuliana, Ida</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">IAIN Mataram</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text - Skripsi</form>
  <extent>xvi, 63 hlm.; 2,17  MB</extent>
 </physicalDescription>
 <note>15.1.11.5.022&#13;
Abstrak&#13;
Tanaman sirsak (Annona muricata.L) merupakan tanaman yang banyak terdapat di Indonesia. Tanaman ini mengandung senyawa yang berpotensi sebagai insektisida nabati yang ramah lingkungan, yaitu senyawa acetogenin, yang di antaranya adalah asimisin, bulatasin, dan squamosin.&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas daun sirsak sebagai insektisida nabati terhadap kecepatan mortalitas hama kutu daun Aphis gossypii pada tanaman cabai rawit (capsicum frutescens.L). Penelitian dirancang dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL). Penelitian ini terdiri dari 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan tersebut berupa pemberian konsentrasi air perasan daun sirsak yang berbeda Ã¢â‚¬â€œ beda, yaitu mulai dari konsentrasi 0% (sebagai kontrol), 25%, 50%, 75%, dan 100%. Setelah melakukan pengamatan kemudian dilakukan analisis data dengan ANOVA (Analisis of Varians) maka diperoleh hasil rata Ã¢â‚¬â€œ rata tingkat kematian tercepat terdapat pada konsentrasi 100%, yaitu 6,75 menit. Sedangkan yang terlama adalah pada konsentrasi 25%, yaitu 11 menit. Untuk tingkat kematian (mortalitas) tertinggi terdapat pada konsentrasi 100% dengan rata Ã¢â‚¬â€œ rata 9 ekor, dan yang terendah pada konsentrasi 25% dengan rata Ã¢â‚¬â€œ rata 4,25 ekor. Hal tersebut menunjukkan bahwa perlakuan terbaik terdapat pada perlakuan 5 dengan konsentrasi 100% dan hasil terendah terdapat pada perlakuan 2 dengan konsentrasi 25%.</note>
 <note type="statement of responsibility">Ida Yuliana</note>
 <subject authority="">
  <topic>DAUN SIRSAK</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Daun</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>insektisida</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>cetogenin</topic>
 </subject>
 <classification>581.4 Yul p</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan UIN Mataram Online Public Access Catalog</physicalLocation>
  <shelfLocator>581.4 Yul p</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">888IPA</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (Ruang Skripsi)</sublocation>
    <shelfLocator>581.4 Yul p</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="2501" url="" path="/SKRIPSI IDA YULIANA2.pdf" mimetype="application/pdf">File.pdf</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>27565</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-04-12 12:24:20</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-10-16 06:55:00</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>