Detail Cantuman
Advanced Search
Text - Skripsi
Pemeriksaan HIV/AIDS pra nikah di dinas kesehatan kota Mataram dalam perspektif hukum islam/ Eva Nurfitriani
152122047
Abstrak
Sebagai Mahluk sosial, manusia tidak dapat menghindari pergaulan
sesama. Ia punya kebebasan bergaul dan memasuki berbagai komunitas yang
beragam latar belakangnya. Namun kebebasan itu tidak selamanya absolut. Tentu
ada batas-batas tertentu yang secara normatif yang disetujui oleh masyarakat
maupun ajaran agama yang ia yakini kebenarannya. Tanpa batasan itu, ia akan
kehilangan kesempurnaan dan kemuliaannya, karena ia akan terjebak pada
kebejatan moral yang tidak mustahil merusak jasmani.
Kebebasan yang ia lakukan secara absolut, sering di terapkan orang pada
kebebasan bergaul antara lelaki dan wanita. Memang pada komunitas tertentu, hal
itu masih bernilai positif. Akan tetapi bila sudah meningkat pada kebebasan
hubungan seksual, sadar atau tidak sadar hal ini mengakibatkan perilaku yang
abnormal, dari pandangan sosial maupun agama. Akibat lebih jauh adalah
timbulnya kerusakan moral dan kehormatan yang tidak jarang mengakibatkan
kerusakan jasmani. Berjangkitnya penyakit kelamin seperti HIV & AIDS, lahir
dari kebiasaan seksual , tanpa kontrol terhadap kebersihan lawan seks.
Upaya pelarangan zina dan kebebasan seksual lainnya, dengan alasan
penyakit jasmani maupun rohani, sebelum di temukan HIV & AID sudah cukup
lama dilakukan. Pendekatan yang sering di upayakan masih besifat simtomatif
atau hanya mengendorkan sementara saja. Pendekatan kausatif dengan menelusuri
latar belakang pelakunya, belum banyak dilakukan. Padahal pendekatan terakhir
itu, dengan menepis sebab-sebab yang mengakibatkan timbulnya perbuatan zina
dan kebebasan seks, merupakan kunci utama untuk mengatasi hal itu.
Islam melalui konsep ilmu fiqih maupun petunjuk ayat al-Qur’an dan
hadits telah memberikan petunjuk mengenal langkah-langkah mengihindari
tindakan amoral itu lebih dini. Tuntunan Islam dalam membangun sebuah rumah
tangga yang sakinah mawaddah dan warahmah dimulai dengan kesehatan rohani
dan jasmani.
Tes HIV-AIDS adalah suatu pemeriksaan darah untuk menunjukkan
apakah tubuh kita sudah menghasilkan antibodi terhadap virus HIV& AIDS. .
melalui karya ilmiah ini penulis mencoba meneliti bagaimana peroses
pemeriksaan HIV & AIDS pra nikah serta bagaiman pandangan Hukum Islam
terhadap hal tersebut..
Ketersediaan
| 585AS | 297.430 285 986 5 Nur p | Perpustakaan Pusat (Ruang Skripsi) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Missing |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
297.430 285 986 5 Nur p
|
| Penerbit | Fakultas Syari'ah dan Ekonomi Islam : IAIN Mataram., 2016 |
| Deskripsi Fisik |
xv, 91 hlm.; 2,88 MB
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
297.430 285 986 5 Nur p
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Eva Nurfitriani
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






