Detail Cantuman
Advanced Search
Text - Skripsi
Upaya guru dalam melaksanakan pembelajaran menghafal al-qur’an pada santri tingkat 1 awaliyah madrasah diniyah pondok pesantren Darun Najah Al-Falah Telagawaru Lombok barat tahun pelajaran 2015/2016 / Ahmad Khairil Azmi
151. 121 .234
Tahfizh atau menghafalkan al-Qur’an adalah suatu perbuatan yang sangat mulia dan terpuji. Sebab orang yang menghafalkan al-Qur’an merupakan salah satu hamba yang ahlullah dimuka bumi. Itulah sebabnya, tidaklah mudah dalam menghafal al-Qur’an; diperlukan metode-metode khusus ketika menghafalkannya. Selainitu, juga harus disertai dengan do’a kepada Allah Swt. Supaya diberi kemudahan dalam menghafalkan ayat-ayatnya yang begitu banyak dan rumit. Sebab, banyak kalimat yang mirip dengan kalimat lain, demikian juga kalimatnya yang panjang-panjang, bahkan mencapai tiga sampai empat baris tanpa adanya waqap, namun ada juga yang pendek-pendek. Tujuannya, setelah hafal ayat-ayat allah, hafalan tersebut tidak cepat lupa atau hilang dari ingatan. Karena itu, dibutuhkan kedisiplinan dan keuletan dalam menghafal al-Qur’an.
Penelitian ini didesain dengan penelitian kualitatif dengan karakteristik deskriptif. Penelitian kualitatif merupakan penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang dapat diamati. Adapun pengumpulan data yang digunakan adalah metode obsevasi, wawancara, dan dokumentasi. Metodeanalisis data bersifat induktif, dengan langkah persiapan, reduksi data, display data, dan penarikan kesimpulan.
Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa:(1) pembelajaran menghafal al-Qur’an merupakan kegiatan hafalan surat al-baqarah dan juz 30 dilaksanakan pukul 16.00-18.00. Adapun jadwal setiap harinya senin tadarusan, selasa menyetor hafalan, rabu tadarusan, kamis menghafal kitab, jum’at free, sabtu menyetor hafalan, minggu baca tulis al-Qur’an.(2) strategi guru dalam melaksanakan pembelajaran menghafal al-Qur’an yaitu: membetulkan bacaaan peserta didik ketika anak menyetor, pemebentukan jadwal khusus hafalan, mewajibkan setoran hafalan, dan baca tulis al-Qur’an.(3) faktor penghamabat pelaksanaan guru dalam pemebelajaran menghafal al-Qur’an yaitu: kemempuan membaca dan menghafal setiap anak berbeda-beda, alokasi waktu kurang, beberapa anak yang kurang semangat karena alasan tertentu. Faktor pendukungnya yaitu: motivasi/semangat anak-anak yang kuat, pertemuan antara guru dan murid yang intensif, dan rasa tanggung jawab anak dalam menjalankan tugas.
Ketersediaan
| 3852PAI | 297.734 159 865 Azm u | Perpustakaan Pusat (Ruang Skripsi) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Missing |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
297.734 159 865 Azm u
|
| Penerbit | Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan : IAIN Mataram., 2016 |
| Deskripsi Fisik |
xii, 78 hlm.; 4,93 MB
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
297.734 159 865 Azm u
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Ahmad Khairil Azmi
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






