Detail Cantuman
Advanced Search
Text - Skripsi
Peran guru pendidikan agama islam dalam membina akhlak siswa kelas V di SDN 19 Ampenan tahun pelajaran 2015/2016 / Erwinsyah
15.1.11.1.136
Abstrak
Salah satu tujuan dan anjuran yang ditekankan dalam Islam adalah mengenai perbaikan akhlak manusia. Akhlak tidak hadir begitu saja, tetapi melalui usaha yang sistematis sebagaimana yang terkonsep dalam Lembaga Pendidikan. Selain Keluarga dan masyarakat, lembaga pendidikan juga mempunyai peran penting dalam usaha pembinaan akhlak siswa. Dalam hal ini, Peran itu ada di pundak Guru, dalam konteks ini adalah guru Pendidikan Agama Islam. Akhir-akhir ini, dalam lingkungan pendidikan sendiri, siswa banyak bersikap kurang sopan dan kurang beretika, baik kepada sesama, kepada guru, dan sikap dalam belajar itu sendiri. Di SDN 19 Ampenan sendiri, masih seringkali terjadi pertengkaran antar siswa, kurang disiplin, berpakaian kurang rapi, keluar masuk di saat jam pelajaran, bolos, buang sampah sembarangan, dan sebagainya. Dari problem tersebut, peneliti ingin melihat bagaimana peran dan kendala guru PAI dalam pembinaan akhlak siswa di dalamnya.
Beranjak dari itu, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran guru PAI dalam membina akhlak siswa kelas V di SDN 19 Ampenan, dan untuk mengetahui faktor pernghambat peran guru PAI dalam membina akhlak siswa kelas V di SDN 19 Ampenan tahun pelajaran 2015/2016. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dan tekhnik pengumpulan data berupa Observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun temuan penelitian ini yaitu terdapat beberapa usaha yang dilakukan oleh guru PAI dalam membina akhlak siswa kelas V SDN 19 Ampenan, mulai dari memberikan teladan kebaikan dan kedisiplinan sampai pada proses pembiasaan kebaikan. Kemudian dalam proses itu, terdapat beberapa kendala yang dihadapi oleh guru dalam usahanya, baik datang dari dalam sekolah sendiri, lebih-lebih dari luar sekolah.
Adapun kesimpulan penelitian ini yaitu; Peran guru PAI dalam membina akhlak siswa kelas V di SDN 19 Ampenan adalah sebagai: Penegak kedisiplinan, pembimbing peserta didik berupa pembiasaan perilaku yang baik, sebagai pengajar dan pemberi tauladan, dan sebagai penegur dan penasehat yang baik bagi peserta didik. Faktor-faktor penghambat dalam membina akhlak siswa, yaitu, Faktor Internal; berupa kurangnya sarana dan prasarana yang memadai dalam menunjang aktivitas-aktivitas pembinaan akhlak. Adapun faktor eksternal yaitu; a). berupa kurangnya perhatian orang tua terhadap perkembangan akhlak siswa ketika di luar sekolah, b). Lingkungan tempat bergaul yang kurang baik yang menyebabkan siswa berprilaku kurang baik, c). Pengaruh Tekhnologi dan Informatika, dan d). Kurangnya partisipasi masyarakat dalam melakuka pengontrolan terhadap anak ketika di luar sekolah.
Ketersediaan
| 3858PAI | 297.51 Erw p | Perpustakaan Pusat (Ruang Skripsi) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Missing |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
297.51 Erw p
|
| Penerbit | Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan : IAIN Mataram., 2016 |
| Deskripsi Fisik |
xiii, 86 hlm.; 10,8 MB
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
297.51 Erw p
|
| Tipe Isi |
-
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






