No image available for this title

Text - Skripsi

Pengaruh pemberian mikroorganisme lokal (MOL) rebung bambu (bambusa sp) terhadap laju dekomposer jerami sebagai bahan pupuk organik / Manarul Hidayat



15.1.12.5.126
Abstrak
Pada dasarnya proses dekomposisi jerami secara alami membutuhkan waktu yang cukup lama, yaitu 2-3 bulan. Akan tetapi dapat dipercepat dengan menambahkan bioaktivator seperti MOL. Penelitian ini bertujuan “Untuk mengetahui pengaruh pemberian mikroorganisme lokal (MOL) rebung bambu (Bambusa sp) terhadap laju dekomposer jerami sebagai bahan pupuk organik.” Penelitian ini mengunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 3 kali ulangan, masing-masing P0 = tanpa perlakuan (kontrol), P1 = ½ l MOL + ½ l air gula + 5 l air sumur, P2 = 1 l MOL + 1 l air gula + 5 l air sumur, P3 = 2 l MOL + 2 l air gula + 5 l air sumur. Parameter yang diamati adalah pH jerami, temperatur jerami (ºC), kadar air kompos jerami (%), ukuran partikel kompos jerami dengan ukuran maksimal 10 mm. Berdasarkan tingkat kematangan pH diperoleh pH tertinggi terdapat pada P3 yaitu 7,13 dan pH terendah pada P0 yaitu 5,5. Berdasarkan temperaturnya diproleh temperatur terendah terdapat pada perlakuan P3 yaitu 28,33ºC dan temperatur tertinggi terdapat pada perlakuan P0 yaitu 34,66ºC. Selain itu berdasarkan kadar airnya diperoleh nilai terendah terdapat pada perlakuan P1 yaitu 34,67% dan nilai tertinggi terdapat pada perlakuan P0 yaitu 52,33%. Sedangkan berdasarkan ukuran partikelnya dengan ukuran maksimal 10 mm didapatkan persantase tertinggi terdapat pada perlakuan P3 yaitu 98% dan persentase terendah terdapat pada P0 yaitu 11,93%. Diantara keempat perlakuan tersebut, perlakuan yang paling berpengaruh yaitu perlakuan P3 karena konsentrasi MOL dan air gula yang paling banyak diatara perlakuan yang lain, sedangkan perlakuan yang paling tidak berpengaruh yaitu P0 (kontrol) karena tidak ada penambahan MOL dan gula sehingga tidak terdapat mikroorganisme yang bekerja didalamnya. Data yang diperoleh tersebut dianalisis menggunakan ANAVA (Analysis of Varians). Hasil analisis data tersebut menunjukkan bahwa F hitung > F table sehingga Ho ditolak artinya ada pengaruh pemberian mikroorganisme lokal (MOL) rebung bambu (Bambusa sp) terhadap laju dekomposer jerami sebagai bahan pupuk organik.


Ketersediaan

869IPA631.8 Hid pPerpustakaan Pusat (Ruang Skripsi)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Missing

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
631.8 Hid p
Penerbit Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan : IAIN Mataram.,
Deskripsi Fisik
xvi, 71 hlm.; 6,77 MB
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
631.8 Hid p
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this