<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="27207">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Andriani, Aulia</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">IAIN Mataram</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text - Skripsi</form>
  <extent>xvi, 65 hlm.; 4,64 MB</extent>
 </physicalDescription>
 <note>15.1.12.5.101&#13;
Abstrak&#13;
Mahkota dewa (Phaleria macrocarpa [Scheff] Boerl) merupakan salah satu tanaman yang dimanfaatkan sebagai obat tradisional. Bagian tumbuhan yang bisa digunakan sebagai obat adalah daun, batang, buah dan biji. Kandungan kimia pada Mahkota dewa adalah alkaloid, saponin, flavonoid, dan polifenol terutama pada bagian daun, sehingga dimungkinkan daun Mahkota dewa mempunyai aktifitas antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh variasi konsentrasi ekstrak daun mahkota dewa terhadap zona hambat bakteri Staphylococcus aureus. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) nonfaktorial dengan 5 perlakuan (konsentrasi 0%, 20%, 40%, 60%, dan 80%) dan 6 kali ulangan. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan ANOVA (Analysis of Variance) satu arah. Hasil analisis tersebut menunjukkan bahwa Fhitung (25,117) Ã¢â€°Â¥ Ftabel 5% (2,60) sehingga Ho ditolak, dengan kesimpulan terdapat pengaruh variasi konsentrasi ekstrak daun mahkota dewa terhadap zona hambat bakteri Staphylococcus aureus. Kemudian dilanjutkan dengan Uji Beda Nyata Jujur (BNJ) hasil tertinggi diperoleh pada perlakuan 80% karena rata-rata zona hambat sebesar 7,5 mm, yang berbeda nyata dengan perlakuan lainnya, sedangkan hasil yang rendah didapat pada perlakuan yaitu pada konsentrasi 60% yang memiliki zona hambat 4,77 mm, konsentrasi 40% memiliki zona hambat 4,02 mm, konsentrasi 20% memiliki zona hambat 2,81 mm, sedangkan untuk perlakuan kontrol 0% tidak memiliki zona hambat pada penelitian ini karena tanpa campuran ekstrak hanya menggunakan aquades</note>
 <note type="statement of responsibility">Aulia Andriani</note>
 <subject authority="">
  <topic>bakteri</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Daun</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>variasi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>Mahkota dewa</topic>
 </subject>
 <classification>581.4 And p</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan UIN Mataram Online Public Access Catalog</physicalLocation>
  <shelfLocator>581.4 And p</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">873IPA</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (Ruang Skripsi)</sublocation>
    <shelfLocator>581.4 And p</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <slims:digitals>
  <slims:digital_item id="2495" url="" path="/SKRIPSI AULIA ANDRIANI2.pdf" mimetype="application/pdf">File.pdf</slims:digital_item>
 </slims:digitals>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>27207</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2017-03-02 08:36:03</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2017-10-16 06:36:40</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>