No image available for this title

Text - Skripsi

Upaya orang tua tunggal dalam pendidikan moral anak di desa Lajut kecamatan Praya tengah kabupaten Lombok tengah tahun 2016 / Hijron Ansori



15.1.11.1.095
Abstrak
Moralitas orang tua dalam keluarga itu menjadi salah satu contoh pendidikan moral yang diajarkan orang tua pada anak karena anak akan secara alami menyerap apa yang dilakukan orang tua. Pendidikan moral tersebut dikatakan pendidikan informal tetapi akan sangat membekas pada diri anak. maka sangat sulit ketika orang tua harus mendidik anak sendirian karena memaksa orang tua tunggal (single parent) harus berperan ganda dalam keluarga untuk sang anak. Berdasarkan latar belakang tersebut peneliti ingin mengetahui lebih dalam bagaimana upaya yang lakukan orang tua tunggal dalam mendidik moral anak? faktor apa yang menghambat serta solusi orang tua tunggal untuk mendidik moral anak di Desa Lajut Kecamatan Praya Tengah Kabupaten Lombok Tengah tahun 2016?
Setelah dilakukan penelitian secara mendalam diharapkan penelitian ini dapat memberikan sumbangan pemikiran tentang metode pendidikan moral anak dalam keluarga single parent, faktor yang menghambat orang tua tunggal untuk mendidik moral anak. Metode yang dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Responden adalah orang tua tunggal berjumlah 8 orang. Teknik pengumpulan data dengan menggunakan wawancara kemudian data ditranskrip menjadi data yang lengkap.
Hasil penelitian menunjukkan keluarga dengan orang tua tunggal memberikan pendidikan moral dalam keluarganya dengan menggunakan metode 1. Teladan, 2. pembiasaan diri , 3. pengalaman, nasihat, dan 4. hukuman. Faktor penghambat pendidikan moral dalam keluarga orang tua tunggal (single parent) 1. faktor pendidikan orang tua yang rendah, 2. faktor dalam diri anak, 3. faktor ekonomi, dan 4. faktor kesibukan (kurangnya waktu).
Adapun solusi orang tua tunggal dalam mendidik moral anak adalah sebagai berikut: a). Orang tua tidak lagi memberikan kebebasan terhadap anak, b).Anak lebih didorong untuk lebih memenuhi kebutuhan spiritualnya. c), Orang tua lebih selektif dalam menuruti keinginan anak, sehingga anak dapat lebih memahami mana yang menjadi kebutuhan primer. d). Orang tua banyak mendampingi anak, memberi nasihat, teguran, bahkan hukuman yang bersifat mendidik. e). Melibatkan anak kedalam keluarga, sehingga peran anak ada dan anak tidak merasa diremehkan.


Ketersediaan

3837PAI155.2 Ans uPerpustakaan Pusat (Ruang Skripsi)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Missing

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
155.2 Ans u
Penerbit Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan : IAIN Mataram.,
Deskripsi Fisik
xiv, 66 hlm.; 1,97 MB
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
155.2 Ans u
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this