<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" id="26803">
 <titleInfo>
  <title></title>
 </titleInfo>
 <name type="Personal Name" authority="">
  <namePart>Jauharah</namePart>
  <role>
   <roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm>
  </role>
 </name>
 <typeOfResource manuscript="no" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
 <genre authority="marcgt">bibliography</genre>
 <originInfo>
  <place>
   <placeTerm type="text">IAIN Mataram</placeTerm>
   <publisher>Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan</publisher>
   <dateIssued>2016</dateIssued>
  </place>
 </originInfo>
 <language>
  <languageTerm type="code">id</languageTerm>
  <languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
 </language>
 <physicalDescription>
  <form authority="gmd">Text - Skripsi</form>
  <extent>xix, 70 hlm.; 4,09  MB</extent>
 </physicalDescription>
 <note>15.1.11.5.011&#13;
Abstrak&#13;
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kulit buah kopi sebagai campuran media tanam terhadap produksi cabai rawit (Capsicum frutescens L.) di dusun Lengkok Tengak desa Mamben Lauk kecamatan Wanasaba, Lombok Timur. Penelitian ini merupakan penelitian Eksperimen yang dilakukan di lapangan dengan desain pendekatan Kuantitatif ini dan menggunakan rancangan acak lengkap (RAL). penelitian ini dilakukan dalam empat tahapan yakni tahap persiapan, tahap pelaksanaan, tahap pengamatan, dan tahap analisis data. Selanjutnya penelitian ini menggunakan 5 perlakuan berdasarkan jumlah takaran campuran kulit buah kopi yang berbeda yakni P0 kontrol (tanpa campuran), P1 (60 gram), P2 (120 gram), P3 (180 gram), dan P4 (240 gram) dengan 5 ulangan, dengan parameter pengamatan yakni berat produksi hasil panen pertama dan ke dua. Berdasarkan data yang diperoleh secara empiris di lapangan menunnjukkan bahwa P4 (240 gram) merupakan perlakuan dengan hasil produksi tertinggi karena asupan nutrisi yang diperoleh dari kulit buah kopi lebih banyak dibandingkan dengan 4 perlakuan yang lain. Sedangkan perolehan hasil terendah terdapat pada perlakuan P0 (kontrol) yang tanpa campuran kulit buah kopi. Data dari hasil penelitian ini dianalisis dengan menggunakan analisis of varians (ANOVA) dengan taraf signifikansi 5%. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan menunjukkan bahwa Fhitung &gt; Ftabel pada taraf signifikansi 5% yakni 30,93 &gt; 2,87 pada panen pertama dan panen ke dua adalah 68,02 &gt; 2,87 sehingga H1 diterima sedangkan H0 ditolak yang artinya ada perbedaan yang nyata untuk hasil produksi dari ke lima perlakuan yang digunakan. Kemudian dilanjutkan dengan Uji lanjut yakni uji Jarak Duncan dengan tujuan untuk mengetahui perlakuan mana yang merupakan perlakuan terbaik dan yang terendah. Dan setelah melakukan analisis, ternyata perlakuan yang terbaik adalah P4 dengan berat rata-rata 14, 83 gram panen pertama, dan 29,096 gram untuk panen ke dua. Sedangkan perlakuan dengan hasil terendah adalah perlakuan P0 (control), berat rata-rata 5,95 gram untuk panen pertama, dan 9,25 gram untuk panen ke dua.</note>
 <note type="statement of responsibility">Jauharah</note>
 <subject authority="">
  <topic>TANAMAN</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>KULIT NANAS</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>kopi</topic>
 </subject>
 <subject authority="">
  <topic>cabai</topic>
 </subject>
 <classification>581.2 Jau p</classification>
 <identifier type="isbn"></identifier>
 <location>
  <physicalLocation>Perpustakaan UIN Mataram Online Public Access Catalog</physicalLocation>
  <shelfLocator>581.2 Jau p</shelfLocator>
  <holdingSimple>
   <copyInformation>
    <numerationAndChronology type="1">813IPA</numerationAndChronology>
    <sublocation>Perpustakaan Pusat (Ruang Skripsi)</sublocation>
    <shelfLocator>581.2 Jau p</shelfLocator>
   </copyInformation>
  </holdingSimple>
 </location>
 <recordInfo>
  <recordIdentifier>26803</recordIdentifier>
  <recordCreationDate encoding="w3cdtf">2016-12-09 09:05:43</recordCreationDate>
  <recordChangeDate encoding="w3cdtf">2016-12-09 09:06:25</recordChangeDate>
  <recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
 </recordInfo>
</mods>
</modsCollection>