No image available for this title

Text - Skripsi

Komunikasi dan solidaritas sosial (komunikasi kasus desa Muncan kec. Kopang kabupaten Lombok tengah NTB)./Zaridatul Aini



15.3.12.1.077
Abstrak
Masyarakat secara sosial pada dasarnya membutuhkan hubungan yang
harmonis satu sama lain. Yang mana kehidupan tersebut sesungguhnya tidak terlepas
dari aktivitas komunikasi. Karena komunikasi merupakan aktivitas dasar dalam
membangun hubungan sosial dalam mewujudkan nilai-nilai solidaritas yang tinggi.
Selain itu, manusia yang disatukan dalam kehidupan bermasyarakat memiliki naluri
untuk hidup berdampingan dengan yang lainnya. Sehingga hal tersebut menjadi dasar
utama masyarakat dalam mewujudkan satu kesatuan dalam meningkatkan solidaritas
sosial, guna kehidupan sosial yang harmonis, aman dan damai.
Pendekatan penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah pendekatan
kualitatif, yang mana peneliti dituntut untuk lebih menggunakan logika. Hal ini
dikarenakan data-data yang diperoleh dari lapangan berupa informasi dan keteranganketerangan
yang bersifat uraian. Selain itu melalui pendekatan ini, hasil yang
diperoleh dari penelitian menghasilkan data deskriptif mengenai kata-kata (lisan atau
tulisan) dan tingkah laku yang dapat diamati dari orang-orang yang diteliti.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat pola komunikasi yang
berbeda pada masyarakat Dusun Sumbek dengan Muncan III, pola komunikasi yang
dijalankan oleh masyarakat Dusun Sumbek terhadap keberhasilan mewujudkan nilainilai
solidaritas sosial adalah pola komunikasi terbuka dan antarpribadi. Kenyataan
yang mendukung dalam pola komunikasi ini berdasarkan aktivitas masyarakat seharihari,
seperti: ngobrol biasa, bercerita tentang masa lalu, membahas persoalan adat dan
persoalan sosial lainnya. Sedangkan pola komunikasi yang ada pada masyarakat
Dusun Muncan III terhadap kegagalan dalam mewujudkan nilai-nilai solidaritas
sosial adalah pola komunikasi “antar-kelas sosial” dan pola komunikasi tertutup.
Seperti halnya dalam pembahasan-pembahasan tradisi yang hanya melibatkan kelas
bangsawan, begitu juga dengan non-bangsawan yang tidak melibatkan bangsawan.
Dampak dari masing-masing pola komunikasi yang ada meliputi: Dusun Sumbek
lebih memunculkan hubungan sosial yang harmonis, minimnya persoalan sosial dan
semangat gotong royong yang tinggi. Berbeda halnya dengan masyarakat Dusun
Muncan III, yang lebih menggambarkan rendahnya hubungan resiprositas antar kelas
sosial, munculnya egoisme kelas sosial dan rendahnya rasa persaudaraan antar
sesama masyarakat.


Ketersediaan

315KPI302.359 865 Ain kPerpustakaan Pusat (Ruang Skripsi)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Missing

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
302.359 865 Ain k
Penerbit Fakultas Dakwah dan Komunikasi IAIN Mataram : IAIN Mataram.,
Deskripsi Fisik
xii, 81 hlm.; 4, 29 MB
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
302.359 865 Ain k
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain


Lampiran Berkas



Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this