Detail Cantuman
Advanced Search
Text - Skripsi
Peran komunikasi warga salafi dengan dalam pergeseran acarai sosial keagamaan (study kasus dusun Dopang utara) /Dini Kuswanti
15.3.12.1.049
Abstrak
Komunikasi tidak saja kita gunakan untuk menciptakan dan membangun
hubungan, namun juga mampu berfungsi sebaliknya yakni berkemampu-an untuk
menghancurkan hubungan atau komunikasi tersebut. Menurut Mulyana, bahwa
studi komunikasi membuat kita peka terhadap berbagai strategi yang dapat kita
gunakan dalam bekerja lebih baik dengan orang lain atau lembaga ini demi
keuntungan bersama. Secara sosiologis, komunikasi berfungsi sebagai instrumen
dalam rangka untuk mencapai tujuan-tujuan pribadi dan pekerjaan, baik untuk
tujuan jangka pendek maupun dalam rangka jangka yang panjang. Tujuan yang
jangka pendek misalnya untuk memperoleh pujian, menumbuhkan kesan yang
baik, memperoleh simpati dan empati, keuntungan material, ekonomi, dan politik.
Sedangkan untuk tujuan yang jangka panjang, misalnya keahlian berbicara di
depan orang atau pandai berpidato, ahli perundingan, menjadi politikus handal,
pandai berbahasa asing, dan keahlian menulis.
Untuk menjadi seorang komunikator yang efektif ,kita harus berusaha
menampilkan komunikasi (baik verbal maupun nonverbal) yang disengaja seraya
memahami budaya orang lain.Tetapi kita harus mengantisipasi bahwa pesan
verbal dan nonverbal yang disampaikan orang lain mungkin tidak disengaja,baik
dalam arti di luar kesadarannya maupun dalam arti ia tidak menggunakan pesan
yang sesuai dengan budaya kita.komunikasi dalah salah satu fenomena yang
rumit,apalagi kita para pelakunya berasal dari persepsi yang berbeda.
Pendekatan penelitian yang dipakai dalam penelitian ini adalah pendekatan
penelitian kualitatif, yang mana dalam hal ini, penelitian yang gunakan oleh
peneliti yaitu lebih kepada penelitian yang bersifat diskriptif (descriptive
research) dalam artian suatu penelitian yang lebih memprioritaskan pada
gambaran kejadian-kejadian yang ada yang berlangsung pada saat ini atau saat
yang lampau
Adapun kesimpulan dalam penelitian ini adalah terdapat kurangnya peran
komunikasi anatara warga salfi dengan warga NW atau bisa dibilang terjadi
komunikasi yang tidak efektif meski tidak pernah terjadi konflik fisik anatara
kedua belah pihak tetap saja kurang efektifnya komunikasi tersebut membuat
beberapa acara sosial keagamaan yang mulai bergeser seperti isro’ mi’raj,hiziban
dan acara maulid yang tidak semeriah dulu ,entah itu di sadarai atau tidak hanya
saja itu merupakan efek dari kurang efektifnya komunikasi tersebut.
Ketersediaan
| 311KPI | 302.459 865 Kus p | Perpustakaan Pusat (Ruang Skripsi) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Missing |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
302.459 865 Kus p
|
| Penerbit | Fakultas Dakwah dan Komunikasi IAIN Mataram : IAIN Mataram., 2016 |
| Deskripsi Fisik |
xii, 52 hlm.; 3,11 MB
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
302.459 865 Kus p
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Dini Kuswanti
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






