Detail Cantuman
Advanced Search
Text - Skripsi
Dampak tontonan boboiboy terhadap agresivitas anak usia 5-6 tahun di lingkungan cemara kelurahan dasan geres kecamatan Gerung kabupaten lombok barat/ Mardiana
15.3.12.4.030
Abstrak
Penelitian dalam skripsi ini dilatarbelakangi oleh fenomena bahwa di
masyarakat Lingkungan Cemare banyak ditemukan anak-anak yang begitu gemar
dan antusias menonton film animasi Boboiboy. Namun, kegemaran anak-anak
dalam menonton animasi Boboi Boy ini menjadi pro dan kontra kaum ibu disana.
Sebagian ibu menyukai anaknya menonton animasi tersebut karena alasan
menghibur, sebagian yang lainnya menyalahkan anaknya menonton film tersebut
karena menjadi agresif, sedangkan yang lainnya lagi justru tidak peduli dan
mengetahui tontonan tersebut sebagai tontonan favorit anak-anaknya.
Film Boboiboy sering menayangkan adegan aksi dan pertempuran yang
dapat diritu oleh anak yang menontonnya. Dalam hal ini, peranan orang tua sangat
penting dalam mengantisipasi dampak negatif yang ditimbulkan oleh tontonan
Boboiboy terhadap perilaku agresif anak. Orang tua berperan dalam
memperhatikan, mengontrol, mendidik, membimbing serta memberikan arahan
kepada anak saat menonton.
Fokus dalam penelitian ini adalah (1) Apakah faktor-faktor pendorong
sehingga anak suka menonton film Boboiboy. (2) Bagaimanakah dampak
tontonan Boboiboy terhadap agresivitas anak di Lingkungan Cemare Kelurahan
Dasan Geres Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat. (3) Apakah faktorfaktor
yang mempengaruhi perilaku agresif anak setelah menonton Boboiboy.
Jenis penelitian ini adalah menggunakan jenis penelitian kualititaf
deskriptif. Sumber data dalam penelitian ini diperoleh dari wawancara, observasi,
dan dokumentasi. Adapun proses analisis data yang digunakan peneliti adalah
adalah reduksi data (reduction data), penyajian data (data display), dan
kesimpulan atau verifikasi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang sering menonton
film Boboiboy tanpa adanya pendampingan serta bimbingan dan arahan dari
orang tuanya cenderung akan berperilaku agresif dibandingkan anak yang
menonton Boboiboy dengan pendampingan, bimbingan, dan arahan dari orang
tua. Setiap menonton film tersebut anak-anak akan belajar mengamati perilakuperilaku
agresif dalam setiap adegan yang dimainkan Boboiboy dan kawan-kawan
seperti saling mendorong, meloncat, menggunakan benda-benda sebagai kekuatan
kekerasan, dan memukul. Faktor yang menyebabkan perilaku agresif ini antara
lain proses belajar model kekerasan/agresif, imitasi, serta dukungan dari faktor
situasional yang berasal dari lingkungan keluarga dan teman sepermainannya.
Ketersediaan
| 85BKI | 155.459 865 Mar d | Perpustakaan Pusat (Ruang Skripsi) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Missing |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
155.459 865 Mar d
|
| Penerbit | Fakultas Dakwah dan Komunikasi IAIN Mataram : IAIN Mataram., 2016 |
| Deskripsi Fisik |
xiv, 86hlm.; 10,0 MB
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
155.459 865
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Mardiana
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






