Detail Cantuman
Advanced Search
Text - Skripsi
Peran guru bimbingan konseling dalam membentuk religiusitas anak lsk: sekolah dasar islam terpadu (SDIT) anak soleh Praya/ Karimah
15.3.12.4.034
Abstrak
Penelitian ini dilatarbelakangi dari pentingnya pembentukan sifat religiusitas sedini mungkin dalam diri anak-anak, karena pada dasarnya anak dilahirkan ke dunia ini dalam keadaan fitrah. Selaras dengan teori “tabula rasa†dari jhon lock yang mengatakan bahwa “anak dilahirkan seperti kertas putih tanpa coretan. Dalam diri anak memiliki potensi-potensi yang harus dikembangkan termasuk potonsi keagamaan. Untuk itu, pengembangan keagamaan anak sedini mungkin sangat ditekankan, karena nilai-nilai yang diserap anak akan menjadi kata hati yang akan menjadi control dalam diri anak ketika dia besar kelak. Dalam beberapa kasus kenakalan remaja, mayoritas adalah mereka yang memiliki latar belakang agama yang kurang. SDIT Anak Sholeh Praya, sebagai sebuah lembaga pendidikan yang berbasis kolaborasi umum dengan islam berupaya membentuk keagamaan (potensi fitrah) anak untuk meng-Esakan Allah SWT. Serta mengupayakan agar anak terbiasa untuk melaksanakan perintah-perintah agama.
SDIT Anak Sholeh Praya merupakan salah satu lembaga pendidikan yang 3 tahun belakangan ini mulai diminati oleh masyarakat sebagai tempat untuk mendidik dan membekali pengetahuan agama untuk anak-anak mereka. Selanjutnya, yang menjadi pemasalahan penelitian ini adalah bagaimana peran guru bimbingan konseling dalam membentuk religiusitas anak, serta bagaimana pengamalan nilai-nilai religiusitas dalam keseharian anak-anak.
Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan mengambil Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Anak Sholeh sebagai latar penelitian. Pengumpulan data dilakukan dengan mengadakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Penelitian ini juga menggunakan metode keabsahan data dengan triangulasi sumber dan metode.
Dari hasil penelitian ini menunjukkan: 1)Pengamalan nilai religiusitas yang dilakukan oleh guru bimbingan konseling dalam pembentukan religiusitass anak di SDIT Anak Sholeh Praya melalui praktik nilai-nilai keagamaan yang terwujud dalam pembiasaan sholat duha sejak dini, mengucapkan kalimat thoyyibah, hafalan, puasa senin kamis, berinfaq, peduli, tahadu-tahabu, empati dan simpati. 2)Upaya yang dilakukan guru bimbingan konseling diataranya memberikan pembiassaan, perintah dan larangan, keteladanan, dan hukuman, member perhatian serta nasihat pada anak. 3) kerjasama serta komunikasi antara pihak sekolah dengan wali murid yang dilakukan melalui acara “tahadu-tahabu, family gathering, dinamika kelompok serta liqo‟ wali murid†sebagai wahana untuk sharing mengenai masalah sekolah kepada wali murid atau sebaliknya serta untuk meningkatkan perhatian kepada anak-anaknya.
Ketersediaan
| 80BKI | 155.459 865 Kar p | Perpustakaan Pusat (Ruang Skripsi) | Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Missing |
Informasi Detil
| Judul Seri |
-
|
|---|---|
| No. Panggil |
155.459 865 Kar p
|
| Penerbit | Fakultas Dakwah dan Komunikasi IAIN Mataram : IAIN Mataram., 2016 |
| Deskripsi Fisik |
xii, 58 hlm.; 11,9 MB
|
| Bahasa |
Indonesia
|
| ISBN/ISSN |
-
|
| Klasifikasi |
155.459 865
|
| Tipe Isi |
-
|
| Tipe Media |
-
|
|---|---|
| Tipe Pembawa |
-
|
| Edisi |
-
|
| Subyek | |
| Info Detil Spesifik |
-
|
| Pernyataan Tanggungjawab |
Karimah
|
Versi lain/terkait
Tidak tersedia versi lain






