No image available for this title

Journal

Ulumuna : Jurnal Studi Islam dan Masyarakat / Anom Surya putra Dkk



Cat :
1. Pluralisme; wacana impor yang hengkang dari realitas (Anom Surya Putra)
2. Filsafat perennial; paradigma alternatif ditengah kebingungan pluralitas agama (Abdul Quddus)
3. Al-Ghazali dan kristologi Islam Klasik (Waryono)
4. Reinterpretasi ayat-ayat provokatif; kritik atas al-Qur'an dan terjemahannya versi departemen agama (Ma'ruf)
5. Nilai-nilai pluralisme dalam ajaran sosial islam; perspektif fiqh realitas (Faqihuddin Abdul Kodir)
6. Potensi Integratif dan Disintegratif dalam hubungan Hindu-Muslim di Kota Mataram (Mustain, Dkk)
7. Tragedi 171 Mataram : Wujud Ketakberesan Hubungan antaragama ? (Ahmad Amir Aziz, Dkk)
8. Keniscayaan filsafat ilmu dalam studi islam (Mutawalli)
9. Validasi pesan-pesan Islam; kritik Fatima Mernisi terhadap Bias patriarkhi (M. Nur Yasin Ms)
10. Konseptualisasi Keadilan Tuhan ala Mu'tazilah (Rubaidi)
11. Peran Pondok Pesantren dalam Revitalisasi Civil Society (Suprapto)
12. Pemikiran Inklusif-Pluralistik Hamka dalam Tafsir Al- Azhar (Mukhlis)

1. Pluralisme adalah ideologi baru yang dibohongi oleh beberapa pemimpin politik Indonesia, terutama sesaat sebelum jatuhnya rezim Soeharto. Pluralisme seringkali diwujudkan dalam dialog informal tentang Tuhan, malaikat, agama, teologi, metafisika, bahkan sistem politik demokrasi, kuasi sosialisme, serta utang negara. Hal ini kemudian sering dikaitkan dengan kemajemukan masyarakat Indonesia dan sebagian terjerumus ke dalam konsumerisme atas nama kesetaraan visi, publikasi, politik, dan bisnis jangka pendek yang tak terbatas.

2.


Ketersediaan

ULU-06/VIII/2/2004ULU-VIII/2/2004Perpustakaan Pusat (ULU-06/VIII/2/2004)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Missing
ULU-07/VIII/2/2004ULU-VIII/2/2004Perpustakaan PusatTersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Missing
ULU-08/VIII/2/2004ULU-VIII/2/2004Perpustakaan PusatTersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Missing
ULU-09/VIII/2/2004ULU-VIII/2/2004Perpustakaan PusatTersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Missing
ULU-10/VIII/2/2004ULU-VIII/2/2004Perpustakaan PusatTersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Missing
ULU-11/VIII/2/2004ULU-VIII/2/2004Perpustakaan PusatTersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Missing
ULU-12/VIII/2/2004ULU-VIII/2/2004Perpustakaan PusatTersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Missing
ULU-13/VIII/2/2004ULU-VIII/2/2004Perpustakaan PusatTersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Missing
ULU-14/VIII/2/2004ULU-VIII/2/2004Perpustakaan PusatTersedia namun tidak untuk dipinjamkan - Missing

Informasi Detil

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this