No image available for this title

Text

Al- Maktabah: Jurnal Komunikasi dan Informasi Perpustakaan/Sri Rohyati Zulaikha dkk



Cat:
1. Implementasi Pengelolaan Digital Institutional Repository pada Perpustakaan PTKIN dan Dampaknya pada Terhadap Pemeringkatan di Webometrics (Sri Rohyati Zulaikha, Ari Sholihin, Marwiyah dan Labibah)
2. Open Access dan Wacana Pengembangan Perpustakaan Akademik Berkelanjutan ( Agus Rifai)
3. Produktivitas Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta pada Jurnal Terindeks Scopus: Suatu Kajian Bibliometrik (Nurul Hayati dan Lolytasari)
4. Penggunaan Software Turnitin untuk Mendeteksi Tindakan Plagiarisme (Ulpah Andayani)
5. Siapkah Pustakawan Menghadapi Era digital ? (Jamridafrizal)
6. Sumber-sumber Informasi Elektronik Islami (Zulfitri)
7. Permenpan 9/2014 dan Dinamika Peran Perpustakaan Perguruan Tinggi di Era Digital (Faizuddin Harliansyah)
8. Standa Kompetensi Pustakawan sebagai Instrumen Asesmen Jabatan Fungsional Pustakawan (Amrullah Hasbana)
9. Asal-Usul Dewey Decimal Classification: Melacak Pemikiran Melvii Dewey Dalam Organisasi Pengetahuan (Anis Masruri & Khusnul Khotimah)

1. Lembaga yang menciptakan dan menata sumber informasi yang dapat diakses baik lokal maupun remote berbasis teknologi informasi, tetap menjadi salah satu topik menarik yang diperbincangkan oleh para akademisi dan praktisi di Perpustakaan dan Informasi saat ini. Informasi digital yang disebut sebagai 'repositori institusional' ini berkaitan dengan salah satu penelitian dalam pengelolaan perpustakaan digital. Repositori ini dikembangkan tidak hanya untuk memberikan akses yang mudah dan global atau untuk membuat arsip digital sebagai sumber daya yang stabil jangka panjang untuk memastikan kualitas dan daya tahannya, tetapi juga ditujukan untuk prestise dan keunggulan institusional. Oleh karena itu, lebih sering dipandang sebagai pemeringkatan institusional baik nasional maupun internasional yang kita sebut sebagai repositori webometrics. Namun, pustakawan memiliki tantangan dan peluang untuk bersaing memperebutkan institusi terbaik dalam menyelenggarakan repositori. Kompetisi yang berlangsung antara perpustakaan PTKIN (perpustakaan di Universitas Islam Negeri) yang berpartisipasi dan memberikan perhatian yang tinggi untuk mengatur dan mengembangkan repositori mereka. Dalam hal ini, bagaimana perpustakaan PTKIN mengatur repositori mereka dan sejauh mana pengorganisasian tersebut berdampak pada peringkat webometics repositori? Tulisan ini mencoba mengelaborasi pertanyaan tersebut dengan melakukan penelitian terhadap enam perpustakaan PTKIN dengan menggunakan metode kuantitatif. Indikator untuk mengevaluasi dalam pengorganisasian repositori menggunakan indikator yang sama dengan standar webometrics. Mereka adalah ukuran, visibilitas, file kaya, dan sarjana. Temuan menunjukkan bahwa penataan repositori telah dilakukan oleh tiga perpustakaan PTKIN (UIN Yogyakarta, UIN Jakarta, dan UIN Riau) yang masing-masing mencapai skor tertinggi dari 1 hingga 3. Hasil ini sejalan dengan posisi tiga institusi dalam pemeringkatan webometrics. Sementara itu, tiga perpustakaan PTKIN lainnya (UIN Malang, UIN Bandung, dan UIN Makasar) memiliki nilai yang sangat berbeda dengan ketiga perpustakaan PTKIN tersebut. Repositori dari tiga perpustakaan PTKIN terakhir menunjukkan bahwa tidak ada satu pun dari mereka yang terdaftar di peringkat web-metrik. Kesimpulannya, penataan repositori di enam perpustakaan PTKIN memiliki dampak yang relevan terhadap pemeringkatan webometrics.

2. Jurnal ini membahas tentang konsep akses terbuka di perpustakaan akademik, dan dalam kaitannya dengan wacana pengembangan perpustakaan akademik yang berkelanjutan. Berdasarkan tinjauan pustaka, ditemukan bahwa akses terbuka memainkan peran strategis dalam pengembangan perpustakaan akademik yang berkelanjutan. Hal ini memberikan peluang dan tantangan serta kebutuhan bagi perpustakaan akademik untuk mengorientasikan kembali paradigma r dalam memberikan akses dan layanan informasi. Akses terbuka menawarkan akses informasi yang lebih luas sebagai implementasi prinsip “keterbukaan informasi” dan “perpustakaan untuk semua”. Ini juga memberikan landasan bagi keberlanjutan perpustakaan akademik dan untuk pengembangan beasiswa universitas.


Ketersediaan

ALM/06/16/2017ALM/16/2017Perpustakaan Pusat (ALM/06/16/2017)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
ALM/05/16/2017ALM/16/2017Perpustakaan Pusat (ALM/05/16/2017)Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan

Informasi Detil

Judul Seri
-
No. Panggil
ALM/16/2017
Penerbit Pusat Perpustakaan UIN Syarif Hidayatullah Jakarta : Jakarta.,
Deskripsi Fisik
iv; 112 hlm; 30 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
01259334
Klasifikasi
ALM/16/2017
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
Vol. 16
Subyek
Info Detil Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab

Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain




Informasi


DETAIL CANTUMAN


Kembali ke sebelumnyaXML DetailCite this